Mengapa Kebanyakan Orang Kehilangan Uang di Pasar Saham
Sebagian besar investor individu berkinerja lebih rendah daripada pasar. Alasannya bukan karena kecerdasan atau informasi, tetapi karena kesalahan perilaku sistematis yang dapat dicegah.
Berbagai penelitian mengkonfirmasi temuan yang sama: investor individu rata-rata berkinerja jauh di bawah pasar. Bukan karena mereka memilih investasi yang buruk, tetapi karena mereka membeli dan menjual pada waktu yang salah. Mereka membeli setelah harga naik dan menjual setelah harga turun, yang secara matematis dijamin akan menghasilkan hasil yang buruk.
Pola ini berlaku di semua kelompok demografis, tingkat pendidikan, dan golongan pendapatan. Investor kaya melakukan kesalahan perilaku yang sama seperti investor sederhana. Investor terdidik melakukan kesalahan waktu yang sama seperti mereka yang tidak memiliki pelatihan keuangan. Masalahnya bukan pengetahuan. Masalahnya adalah psikologi manusia.
Memahami mengapa kebanyakan orang kehilangan uang saat berinvestasi adalah langkah pertama menuju pembangunan sistem yang mencegah kerugian tersebut. Solusinya bukanlah kemauan keras atau pendidikan. Solusinya adalah struktur.
Tiga Alasan Utama Mengapa Kinerja Investor di Bawah Standar
Pertama, investor terlalu sering melakukan transaksi. Setiap transaksi menimbulkan biaya, baik biaya eksplisit maupun biaya implisit dari pembelian dan penjualan pada harga pasar. Penelitian menunjukkan bahwa para trader yang paling aktif memperoleh keuntungan terendah. Semakin sering Anda bertransaksi, semakin banyak biaya gesekan yang Anda bayarkan dan semakin banyak peluang yang Anda ciptakan untuk kesalahan waktu.
Kedua, investor mengejar kinerja. Ketika suatu kelas aset atau sektor baru-baru ini berkinerja baik, investor berbondong-bondong masuk. Ketika berkinerja buruk, mereka keluar. Perilaku ini adalah kebalikan dari apa yang menghasilkan pengembalian yang baik. Membeli saat harga tinggi dan menjual saat harga rendah adalah pola utama dari kinerja investor yang buruk.
Ketiga, investor meninggalkan strategi mereka selama periode sulit. Investor yang membangun kekayaan adalah mereka yang mempertahankan alokasi investasi mereka selama penurunan pasar. Investor yang merugi adalah mereka yang menjual selama penurunan dan melewatkan pemulihan. Kesenjangan perilaku antara tetap berinvestasi dan melakukan penjualan panik menjadi penyebab sebagian besar kinerja investor yang buruk.
Solusi Struktural
Polanya jelas: investor kehilangan uang bukan karena investasi pada dasarnya tidak menguntungkan, tetapi karena perilaku manusia secara sistematis merusak imbal hasil investasi. Solusinya pun sama jelasnya: hilangkan perilaku manusia dari pelaksanaan keputusan investasi.
Sistem manajemen portofolio otomatis mempertahankan target alokasi, melakukan penyeimbangan ulang sesuai jadwal, dan mengeksekusi tanpa campur tangan emosi. Sistem ini tidak menyelesaikan setiap tantangan investasi, tetapi menghilangkan sumber utama kinerja buruk investor: investor itu sendiri.
Index500 Menghilangkan kesalahan perilaku yang menyebabkan sebagian besar investor berkinerja buruk dengan mengotomatiskan alokasi dan penyeimbangan ulang di berbagai tema ekonomi yang beragam.